Kamis, 30 Juni 2011

SPARTA HMIF

Bismillah,
Bila mendengar kata Sparta, mungkin sebagian dari teman-teman akan berpikir bahwa Sparta ini merupakan sebuah pasukan yunani atau apa saja. Sedikit berbeda dengan apa yang teman-teman pikirkan, SPARTA yang aku maksud adalah salah satu kaderisasi dari senior kepada junior di jurusan informatika ITB.  Disinilah aku dan teman-teman di jurusanku akan mendapatkan pelajaran berharga dalam perjuanganku sebagai mahasiswa.

SPARTA INFORMATIKA merupakan singkatan dari Simulasi dan Pelatihan Keorganisasian untuk Anggota Muda Informatika. Pra SPARTA dimulai dengan pertemuan dalam ruang yang diisi dengan pengenalan terhadap himpunan informatika secara menyeluruh dan detil. Penjelasan dari senior-seniorku yang berkecimpung di himpunan membuat pikiranku lebih terang mengenai medan dan memberikan bayangan yang lebih jelas tentang apa yang bisa aku baktikan di himpunan kepada ITB, Bangsa dan Tuhanku.
SPARTA hari pertama dilaksanakan di luar ruangan. Pada pagi hari pukul setengah tujuh tanggal 25062011 teman-temanku telah berkumpul di CC barat (nama salah satu tempat yang sering dijadikan tempat berkumpul oleh mahasiswa ITB) untuk bersama-sama pergi menuju lokasi yang telah ditetapkan panitia, sedangkan aku harus mengikuti SP. Walaupun tidak hadir pada SPARTA hari ini, aku mendapat cerita menari dari temanku yang mengikuti rangkaian kegiatan SPARTA hari ini yang acaranya sangat seru. Agak sedih hatiku melewatkan SPARTA sebenarnya, tapi aku harus memilih mengikuti kuliah semester pendek dengan baik agar tidak kecewa dua kali. Setidak-tidaknya, aku juga bisa dapat ilmu dari SPARTA meskipun tidak langsung mengikuti melainkan dari cerita teman-temanku. Itu cukup berharga!
Setelah dikumpulkan perkelompok untuk menentukan ketua kelompok dan nama kelompok bersama pembimbing, pada hari pertama ini kami diajarkan aturan-aturan umum dalam PBB (peraturan baris-berbaris). Pengetahuan ini Alhamdulillah tidak terlalu asing bagiku karena di sekolah menengah pertama dulu aku sering diajarkan dan harus bisa melakukan PBB dengan baik/benar. Ada satu hal ternyata yang perlu dijadikan catata adalah, saat aba-aba meluruskan barisan per saf teman-teman yang berada di ujung kanan hendaklah menurunkan tangannya dari posisi langcang depan ke posisi siap. Begitu juga sebaliknya.
Pukul 13.00, anggota muda dikumpukan kembali ke GKU timur dan ditest sederhana tentang aturan PBB yang telah dijelaskan sebelumnya. Dilanjutkan dengan amazing race, menemukan latk clue-clue yang diberikan oleh panitia. Kemudian diadakan games dan sharing bersama kakak motivator.
Acara terakhir adalah pembukaan SPARTA. Disini HMIF menyambut kami sebagai anggota mudanya, dan ini benar-benar penyambutan yang luar biasa. Kami yang masih baru di dunia perhimpunan kampus merasa seakan HMIF mengucapkan “welcome” pada kami. Hal yang membuat pembukaan ini tidak kalah seru adalah obor yang ditiupkan panitia saat orasi penyambutan oleh ketua HMIF. 
SPARTA INFORMATIKA akan memberikan kami pelajaran berharga kedepannya. Semangat!! J

Senin, 27 Juni 2011

FIFI

please check this out, guys :D. find the main there...
From ITB To Indonesia

Mahasiswa untuk Indonesia

Semangat berkemahasiswaan untuk Indonesia!!


Pergerakan Mahasiswa

Bismillah,
Diklat ProKM selanjutnya membahas tentang pergerakan mahasiswa. Apa yang bisa kita lakukan untuk menyampaikan aspirasi dan mengatasi persoalan sekitar kita.

Pergerakan mahasiswa ini terbagi dalam dua arah. Pertama pergerakan secara vertical, artinya mahasiswa dapat melakukan aksi terhadap jajaran di atasnya (dalam hal ini pemerintah dan atau pejabat) menyangkut ketidaksetujuan atau sejenisnya terhadap suatu keputusan. Hal ini dilakukan guna menindaklanjuti peraturan-peraturan pemerintah/pejabat diatasnya karna mahasiswa sendiri punya hak sebagai warga sipil yang intelektual untuk mengkritisi keputusan pemerintah.
Namun, cara aksi ini tentunya tidak hanya dengan melakukan demo turun ke jalan raya. Banyak hal yang lebih sehat dan cerdas untuk merepresentasikan bentuk aksi yang dilakukan mahasiwa seperti diskusi dan negosiasi. Cara aksi ini dilakukan agar ketika kita hendak memperbaiki sebuah sistem, memperbaiki “urusan” penguasa sistem terlebih dahulu tentunya dapat meringankan tugas kita selanjutnya.
Kedua adalah arah horizontal. Pergerakan jenis ini lebih dituntut pada community development. Mahasiswa lebih mengarahkan pergerakannya kepada masyarakat sebagai objek utama. Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan memperbaiki moral rakyat Indonesia itu sendiri dapat banyak membantu tugas kita dalam membangun bangsa ini. Bila diibaratkan dengan sebuah piramida, maka kita membangun pondasi atau lantai paling bawah terlebih dahulu untuk kemudian melanjutkan pembangunan pada lantai berikutnya. Dengan comdev, kita juga dapat secara langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Hal lebih penting yang perlu kita pahami adalah untuk memperbaiki dan membangun bangsa ini kita tidak bisa hanya melakukan pergerakan satu arah melainkan dari dua arah. Akan sangat rapuh sekali bila pergerakan ini hanya dilakukan untuk membangun masyarakat saja atau pemerintah saja. Berbeda halnya dengan pergerakan dua arah. Untuk memperbaiki sistem kita perlu negosiasi yang baik dan efektif kepada pemerintah, sedangkan untuk contoh kongkrit kita dapat melakukan comdev kepada masyarakat sekitar.
Mari berbuat dan bertanggung jawab,
Pikirkan dan laksanakan.
#UntukIndonesiayangLebihBaik 

Minggu, 26 Juni 2011

Keluarga Mahasiswa ITB

 Bismillah, post kali ini hanya untuk share aja pada teman-teman tentang keluarga mahasiswa ITB. Berkaitan dengan postingan sebelumnya, post ini juga merupakan laporan dari rangkaian kegiatan diklat calon panitia ProKM ITB 2011.
 Keluarga Mahasiswa ITB setara dengan BEM di universitas lainnya di Indonesia. Seluruh mahasiswa jika sudah resmi dan memiliki bukti sebagai mahasiswa ITB merupakan bagian dari keluarga mahasiswa ITB. Hanya saja, secara sederhana Keluarga Mahasiswa ITB mengenal badan eksekutif yang disebut Kabinet, Badan Legislatif yang disebut Kongres, dewan perwakilan rakyat daerah juga ada dan dikenal sebagai MWA dan HMJ. Untuk HMJ ini bergerak lebih fokus pada himpunan mahasiswa sesuai keprofesian. Berikut bagan penyampaian aspirasinya,

Amazing Race


Bismillah,
Ini pertemuan ketiga dari rangkaian diklat ProKM 2011 untuk calon panitia dari angkatan 2010. Panitia diklat hari ini mengadakan amazing race, tapi aku tidak dapat mengikuti amazing race bersama teman-teman sekelompok karena aku menjadi utusan kelompok, bersama salah seorang temanku, dalam kegiatan bernama Ganesha Hijau. Ternyata kegiatan kami (Ganesha hijau) tidak jauh berbeda dengan teman-teman yang mengikuti amazing race.
                Jadi, apa itu ganesha hijau? Ganesha hijau bukan berarti menghijaukan kampus dengan menanam tumbuh-tumbuhan hijau. Kegiatan ini lebih condong pada pemaksimalan potensi kampus. Aku yang kebetulan saat itu mendapat kelompok barat, mencari tempat-tempat penting dan berpotensi di bagian barat ITB. Di antaranya, pustaka umum, pusat informasi, taman duduk, sumber air, tempat bersejarah, club eco-green dan banyak lagi lainnya. Agar waktu yang disediakan dapat efektif dan efisien, kami difokuskan untuk menentukan potensi kampus berdasarkan 15 lambang eco-green yang sebenarnya ada sekitar 80-an.

                Inti dari kegiatan ini adalah agar kami sebagai mahasiswa ITBdapat mengenal tempat menuntut ilmu kami lebih baik dan dapat memaksimalkan fasilitas dan potensi yang dimiliki kampus ganesha ini. Aku pribadi pun jadi mengenal ruang-ruang yang belum pernah kujangkau setelah satu tahun kuliah di ITB (maklum, kawasan juangku hanya di gedung kuliah umum untuk mahasiswa baru^^v).
                Kegiatan ini memberiku makna apa sesungguhnya bersyukur itu. Tidak hanya ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya tapi juga memanfaatkan pemberian dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah!

Zoom In Zoom Out


Bismillah,
Tema ini saya angkat dari hasil belajar saya selama diklat ProKm 2011 hari ke dua. Hari kami belajar memahami kondoso masyarakat dan belajar menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat sampai tuntas dan maksimal. Semua itu didasari oleh sebuah pola pikir.
Mungkin aku akan sedikit bercerita tentang apa saja masalah yang terjadi di masyarakat sekitarku. Pembelajaran kali ini diawali dengan observasi lapangan. Aku bersama tiga orang temanku menelusuri Kawasan Sangkuriang Bandung untuk mengamati dan mencari tahu masalah apa yang terjadi disini. Masyarakat pertama yang kami ajak diskusi adalah beberapa ibu-ibu rumah tangga. Cerita dibuka oleh keterangan ibu-ibu itu tentang perumahan dosen di sekitar, cukup menarik dan sepertinya warga amat mengenal sosok dosen tersebut. Daerah ini kebetulan tidak terlalu sepi bahkan bisa dikatakan ramai penduduknya karna interaksi antar warga yang cukup hangat. Pencurian barang-barang berharga pun tidak ada sampai saat ini.
Diskusi kedua dengan seorang bapak, disebut bapak-bapak juga agaknya kurang tepat karena dari wajahnya beliau terlihat muda, mungkin sekitar 30-an kurang. Beliau bekerja sebagai buruh. Kami menemui beliau saat kebetulan bapak yang akrab dengan sapaan Yono itu sedang member makan ternak ayamnya. Beliau member komentar bahwa akhir-akhir ini sangat banyak penduduk baru berdatangan ke Sangkuriang dan umumnya adalah mahasiswa. Menurut Pak Yono, hal ini menyebabkan pergeseran kuantitas penduduk lama/ asli wilayah Sangkuriang oleh penduduk baru yang hanya anak kos. Untuk permasalahan ini kami memberi mengusulkan agar para pendatang baru lebih menjalin komunikasi yang baik kepada warga asli Sangkuriang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan social warga dan tidak perlu ada yang merasa “digeser”.
Selanjtunya diskusi terakhir dengan LSM Peci (Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Cikapundung).  Sebenarnya pertemuan dengan masyarakaat anggota  LSM peci hanya secara kebetulan. Saat itu kami tetap melanjutkan perjalanan sekedar mencari jalan keluar untuk kembali ke jalan raya. Tiba-tiba di tengah perjalanan kami bertemu dengan rumah warga yang ramai dan kaum ibu-ibu sedang memasak bersama. Niat yang awanya inginl bertanya jalan pulang berubah dengan diskusi kecil terlebih dahulu, dan kebetulan pihak LSM yang menawarkan, kesempatan yang tidak dapat ditolak tentunya.
Pembicaraan selama 15 menit kurang lebih bersama LSM Peci ini seakan memberitahukan kami bahwa kepedulian masyarakat saat ini terhadap sampah masih kurang. Beberapa rumah masih membuang sampah secara illegal ke sungai, padahal jika dijaga dengan baik sungai cikapundung punya potensi alam dan dapat dijadikan sumber devisa Kota Bandung. Setidak-tidaknya dengan sosialisasi yang terus-menerus dan konstan dari LSM peci dapat menghimbau masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan. Akhir-akhir ini pun jika ada gotong royong pembersihan sungai, lumayan banyak warga yang turun langsung ke lapangan membersihkan sungai. Semangat kepada LSM Peci, tinggal dimaksimalkan. Guna mempercepat usaha ini, masyarakat juga butuh dukungan pemerintah  tentunya.
Akhirnya kami kembali ke kampus @taman ganesha sebagai tempat pemberian tugas dan diskusi awal dengan mentor. Dari pembahasan yang panjang aku mengambil ide zoom in zoom out. Esensi dari kegiatan hari ini agar kami dapat membentuk pola pikir yang baik dalam memberikan solusi dari sebuah masalah secara efektif dan efisien. Ibaratnya mendesain dengan photoshop. Mengedit sebuah noda agar bersih (sebersih-bersihnya) tidak hanya dengan zoom in gambar tapi juga zoom out, agar kita tahu dampak solusi zoom in yang kita fokuskan sebelumnya terhadap daerah sekitar. Artinya, untuk memecahkan suatu masalah carilah variable-variabel yang terlibat secar langsung maupun tidak langsung dengan masalah tersebut. Mencari akar dari permasalahan sehingga untuk mengatasi masalah tersebut secara efektif kita dapat memperbaiki si “akar permasalahan” terlebih dahulu.
Pelajaran yang amat bermakna! Semoga kita bisa bersama berbuat untuk negri ini… :D


Jumat, 24 Juni 2011

Tunggu dan Saksikan!

 Bismillah,
 Terinspirasi dari salah satu postingan teman saya melalui akun facebook-nya, yang bertuliskan "ONE DAY --charice--". Aku penasaran pada tulisan singkat itu. Langsung saja aku buka tab baru kemudian kuketik one day. Dari banyak pilihan yang tampil aku putuskan memilih satu lagu yang menurutku sesuai dengan apa yang aku cari. One day-charice.
 Mendengar lagu yang tempo nadanya cukup nge-rap, aku cukup kaget tapi tetap ku teruskan mendengar apa sebenarnya yang ingin disampaikan pengarang dan penyanyi lagu tersebut. Let's check it out,

They're not gonna keep me down
--> mereka tidak akan bisa menjatuhkanku
They're not gonna shut me out
--> mereka tidak akan menyingkirkanku
They're gonna do what they do, I'll do me
--> mereka akan melakukan apa yang mereka lakukan, aku akan melakukan apa yang akan aku lakukan
I'm going against the crowd
--> aku akan menembus kerumunan
I'm drowning out the doubt
--> aku akan menenggelamkan keraguan
They're gonna do what they do, I'll do
--> mereka akan melakukan apa yang mereka lakukan, aku akan melakukan apa yang akan aku lakukan
Something original, be unforgettable
--> suatu yang asli (dariku, yang tidak dapat dilupakan
They're gonna know my name
--> mereka akan tahu namaku


*reff
One day, make you a believer
--> suatu hari, (aku) membuatmu percaya
One day, got this all I need is
--> suatu hari, (aku) mendapatkan apa yang aku butuhkan
One day, don't try to tell me I can't
--> suatu hari, jangan coba-coba bilang kalau aku tidak mampu
Right now, I'm running the future
--> mulai sekarang, aku sedang mengejar masa depan (impian)
Watchout, won't stop I'm a mover
--> hati-hati, aku tidak akan berhenti bergerak (lebih baik)
One day, you're gonna know who I am
--> suatu hari, kamu akan tahu siapa aku
Oh when I'm high and free
--> ketika aku (terbang) tinggi dan bebas
It's not fate, wait and see, One day
--> ini bukanlah takdir, tunggu dan lihatlah, Ya Suatu Hari nanti!
I've been afraid to fall,
--> aku pernah (merasa) takut jatuh
Too much for something more
--> terlalu banyak hal lebih
But now that I see that it's mine,
--> tapi sekarang aku melihat bahwa itu milikku
I'll take it
--> aku akan mengambilnya
Just go ahead and try,
--> aku hanya terus maju dan mencoba
You're not gonna change my mind
--> kamu tidak akan bisa mengubah pikiranku
There's no such thing as too late
--> tidak ada yang terlambat
I'm on a mission, no longer listening
--> aku dalam sebuah misi, tidak akan mendengar lagi(terpengaruh)
To anyone that says don't try
--> (ucapan) orang-orang yang mengatakan bahwa aku tidak perlu mencoba
Sometimes you feel it deep in your spirit
--> kadang-kadang kamu merasa semangatmu dalam (membara)
It's like a fire that won't die
--> ini hanya seperti api yang tidak akan mati
One day 
--> suatu hari
Wait and see
--> tunggu dan lihatlah
One day
--> ya suatu hari nanti,
Just wait and see it
tunggu dan lihat saja lah...


 Inilah sekilas lirik lagu itu. Aku pernah merasakan hal ini, ketika seseorang di sekitarku sempat bergumam bahwa aku tidak mampu masuk ITB. Aku hanya mengacuhkan mereka dan berkata pada diriku bahwa aku bisa! Sekarang alhamdulillah aku kuliah disini. Meskipun belum maksimal tapi aku akan berusaha.
 Di kampus ini, aku akan berjuang menjadi seorang pembelajar terbaik, belajar dari hikmah, dari alam dan dari masyarakat sekitar. Aku akan mengejar mimpiku. Mimpi Tertinggi, Persembahan Terbaik, Pengabdian pada Allah, Bangsa dan Almamaterku.
 Lagu ini seolah masuk dalam jiwaku dan memaksaku untuk berkata "ONE DAY, JUST WAIT AND SEE" kepada dunia. Lihat dan saksikan kawan...
 Kita akan membuat Indonesia tersenyum, membuat dunia kagum karna berjuta karya bermakna dari jerih peluh kita...

Kamis, 23 Juni 2011

Harus Puas atau Kecewa??

 Hari ini, berbeda dengan teman2 yang lain, aku harus kuliah. Kuliah menebus kesalahan yang aku lakukan semester lalu, sedangkan teman-temanku yang lain sekarang sedang berkumpul dan sibuk mengerjakan tugas diklat kepantiian menyambut mahasiswa baru. Aku sebenarnya juga tergabung dalam kepanitiaan ini, tapi untuk sementara waktu aku minta izin, seperti yang kukatakan tadi bahwa aku harus kuliah karna bagaimanapun kuliah disini, di rantau orang, adalah prioritas.

 Sekarang ini diadakan kuiz bersama. Entah kenapa aku sendiri merasa cemas dan takut seandainya aku nanti tidak mampu menjawab soal dan malah kebingungan. Perasaan seperti ini sering sekali menggangguku, aku kehilangan kepercayaan pada diriku sendiri. Sedih mengakui hal ini tapi itulah kenyataannya. Aku selalu merasa ragu apakah jawaban yang aku berikan benar atau salah, dan aku takut salah! ini benar-benar menghantuiku!
 Soal dibagikan, aku hanya bisa berdoa dan menenangkan hatiku. Yakin atau tidak aku tetap harus menjawab soal ini. aku coba membacanya secara keseluruhan. dari 5 soal kuis hanya empat yang kujawab dan itu juga mungkin belum sempurna. aku merasa kecewa pada diriku sendiri, padahal soal terakhir itu mudah dan dengan coretan sedikit lagi aku berhasil menjawab soal itu dengan baik. Aku gagal, pikiranku tidak mampu mencapai solusi soal tersebut dan itu karena selama menjawab soal dari 1-4 aku meragukan diriku sendiri dan aku tidak yakin bahwa aku menjawab ke empat soal dengan benar. Akhirnya lembar jawaban dikumpulkan. Satu soal tidak ada jawabannya...
 aku merasa kecewa pada diriku sendiri...
 Tiba-tiba aku teringat sesuatu, saat ini aku lebih paham dengan materi yang diterangkan dosen daripada saat belajar semester lalu. Pemahamanku meningkat. Hati kecilku kembali mengingatkanku bahwa harusnya aku bersyukur bahwa sekarang ilmuku bertambah. Alhamdulillah, sekarang aku mengerti konsep suatu materi. paham sebab dan akibat suatu kejadian. Meskipun hal itu belum terlalu sempurna, setidaknya hari ini lebih baik dari masa lampau.
 Akhirnya aku tahu, bahwa aku tidak boleh kecewa karna penyesalan atas apa yang aku lakukan sendiri, melainkan aku harus bertanggung jawab atas semua itu. Aku juga tidak harus puas karna masih banyak ilmu yang harus aku pahami, pelajari dan amalkan.
 Satu-satunya yang harus aku lakukan ialah bersyukur dan belajar...

Rabu, 22 Juni 2011

Jangan Buang Sampah Sembarangan!

Suatu hari aku menaiki sebuah taksi menuju suatu tempat. Supir taksi itu terlihat tenang ketika membawa taksinya, entah apa yang ada dalam pikirannya. Saat itu siang hari dan cukup terik, melelahkan menunggu macet yang tak kunjung selesai ini. Semakin lama bukannya semakin sedikit kendaraan tapi malah semakin banyak yang memenuhi jalan raya.
Dari arah yang berlawanan, kami sebuah truk sampah terlihat datang mendekat. Tanpa sengaja supir taksi tumpanganku kehilangan keseimbangan mengendarai taksinya dan menyebabkan supir truk harus banting stir. nyaris saja ada korban tapi untung lah tidak ada yang terluka bahkan mobilpun tidak rusak. Supir taksi itu masih berwajah tenang tidak panik sedikitpun. Berbeda dengan supir truk sampah yang segera melongokkan kepalanya dari jendela kemudian mengucapkan sumpah serapah kepada si supir taksi. Bukannya membalas dengan hal yang sama, supir taksi itu malah tersenyum sambil melambaikan tangannya sebagai kode minta maaf. Wajahnya kembali tenang.
Aku heran melihat pemandangan ini. Biasanya jika seseorang dimaki dia akan balas memaki, setidak-tidaknya menngutuk dalam hati. Lalu aku bertanya pada pak supir, "Kenapa anda tidak membalas ucapan supir truk sampah tadi, pak?". Spontan beliau menjawab sambil tetap tersenyum,"Supir truk tadi membawa sampah bukan? sayangnya kita tidak menyadari bahwa sebenarnya setiap orang membawa sampah dalam dirinya yang berisi rasa marah, kebencian, sumpah serapah, dendam dan hal-hal sejenisnya. Tergantung bagaimana kita membawa sampah itu, apakah ingin dibawa2 setiap saat atau dibuang jauh2 pada tempatnya. Tahukah anda kenapa ada semboyan dilarang buang sampah sembarangan? Ya, karena jika kita membuang sampah sembarangan hanya akan menyebabkan sampah-sampah baru yang bertebaran tidak pada tempatnya, dan akan lebih baik lagi kalau kita mampu menanggulangi sampah tersebut agar dunia ini bersih dan hati kita juga bersih"
sebuah penjelasan yang cukup dalam maknanya hingga aku harus mencerna dengan baik maksud beliau.

*cerita ini, terinspirasi dari sebuah sms temanku, kemudian aku edit seperlunya. Semoga bermanfaat... Wink

Selasa, 21 Juni 2011

Aku Harus Kuat

 Akhir-akhir ini aku sakit. Ya, aku batuk, flu dan demam, badanku terasa panas dingin. Sudah lama rasanya aku tidak terserang flu dan batuk karena biasanya penyakit ini adalah penyakit langgananku. Virus influenza memang mudah sekali merubuhkan pertahanan tubuhku. Mungkin karena ini pula blogku cukup sepi belakangan ini, aku jadi tidak terlalu sering menambah entri baru, sedih...
 Namun, aku harus kuat. Masih banyak kegiatan kampus yang menungguku dan aku harus bertanggung jawab pada pilihan dan setiap keputusan yang aku ambil. Ada diklat calon panitia PROKM 2011. diklat ini dilaksanan untuk kami 2010 yang berminat menyalurkan semangat kemahasiswaannya kepada junior 2011, dan aku sangat ingin bergabung dalam kegiatan ini. Bukan sekedar kepanitiaan biasa, tapi juga aku bisa mendapatkan pelajaran lebih dari kegiatan ini. Bagaimana seharusnya kita sebagai mahasiswa peduli dan paham tentang apa yang terjadi dalam kampus, kepengurusan organisasi kampus, unit, sampai bagaimana kami mahasiswa mampu mangamalkan potensi yang kami miliki untuk diabdikan di masyarakat setelah memahami posisi kami sebagai mahasiswa. Tidak hanya belajar, tapi juga berkarya. jadi aku harus kuat!
 Belum lagi aku harus kuliah mengambil semester pendek, menebus kesalahanku. haha. Alhamdulillah semua ada hikmahnya, aku mendapatkan begitu banyak pelajaran dari kuliah ini. Sedikit tidaknya aku dapat memahami setiap kalimat, teorema, definisi, dan aturan yang dipakai dalam kalkulus 1A. Aku belajar, semoga ilmu ini bermanfaat tidak hanya bagiku tapi juga bagi orang di sekitarku. Dan aku harus kuat!
 Sebentar lagi juga akan diadakkan SPARTA bagi anggota muda Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2010 ITB, dan aku tergabung di dalamnya. Setahuku, kamu akan diperkenalkan tentang himpunan lebih lanjut dan ditularkan semangat berkemahasiswaan dan berkarya untuk Indonesia disini. Semoga semua ini akan menjadi pelajaran berharga dalam hidupku, hikmah yang bermakna dalam kamus hatiku. Oleh karena itu aku harus kuat!
 Bismillah...

Selasa, 14 Juni 2011

Visi

 Setiap orang punya impian, punya visi, dan punya tujuan dalam hidupnya. Sekecil atau sesederhana apapun tujuan itu, tetap saja hal itu merupakan keinginan dan harapan seseorang di masa depannya. Begitu pula dengaku. Aku punya visi hidup, dan visi itu ingin dan akan aku wujudkan dengan tanganku sendiri, dengan tekad dan usaha keras ku atas izin Allah Yang Maha Mengetahui. Satu hal yang paling penting adalah aku ingin menjadi manusi yang bermanfaat. Kenapa? Aku hanya berpikir untuk menjadi insan yang bermanfaat, aku harus lebih banyak belajar. Baik belajar dalam arti akademik maupun belajar melalui lingkungan dan alam. Banyak belajar dan mempelajari setiap detik kejadian yang kualami, membuatku bisa memberikan lebih banyak hikmah pada lingkunganku. Banyak belajar memotivasiku untuk terus berbuat dan bermanfaat untuk agama, bangsa, alam sekitarku. Aku juga ingin memberikan kebahagiaan pada orang-orang di sekelilingku dengan manfaat itu.
Tidak hanya itu, aku juga ingin merealisasikan manfaat itu dalam bentuk kegiatan pembangunan. Aku ingin mendirikan sebuah sekolah. Sebuah lembaga pendidikan yang pembahasannya difokuskan pada bidang teknologi dengan berbasis Al-Quran dan Al-Hadits. Fleksibel terhadap perkembangan zaman dan kemajuan teknologi dunia. Aku juga akan mengganti sedikit sistem pendidikan di sekolah ini agar lebih efektif dan efisien.
 Aku berharap dengan berdirinya sekolah ini, aku dapat memotivasi dan memicu kembali semangat menuntut ilmu masyarakat Indonesia, mencerdaskan bangsa, dan mengembalikan kejayaan Islam seperti masa dulu bahkan lebih baik, mulai dari hal kecil ini. Indonesia tidak akan lagi menjadi negara yang selalu bergantung pada dunia, tapi dunialah yang bergantung pada Indonesia. Negaraku akan menjadi negara penguasa IPTEK terbaik sepanjang sejarah kehidupan dan Berdikari!
Bismillah...

Rabu, 08 Juni 2011

Program 5 Hari Liburan. Hari ke-4

 pada hari ke empat ini, aku sudah janji ingin bertemu temanku. Sebenarnya aku sudah menghubungi beberapa orang, tapi sepertinya teman-temanku sedang sibuk mengurus kuliah dan tugas-tugas akhir semester yang memang menumpuk. jadwalku tidak sinkron dengan jadwal kuliah mereka. sedikit sedih memang, Alhamdulillah kali ini salah seorang sahabatku menyempatkan waktu di tengah kesibukannya untuk bermain bersamaku. Aku memanggilnya baksyo, itu karena pipinya yang chubby.
 kami berbagi cerita, jalan-jalan, sampai akhirnya makan. Makanan yang kami pesan berporsi mini tapi sangat mengenyangkan, kami tidak sanggup menghabiskannya sehingga temanku meminta makanannya di bungkus. katanya sih dia kenyang banget gak tau klo misalnya pas naik angkot tuh makanan langsung di lahap ama dia. hahaha
 Alhamdulillah hari itu aku bisa melepas kerinduan pada teman...
Barakallahu lanaa

Selasa, 07 Juni 2011

Program 5 Hari Liburan. Hari ke-3

 Hari ketiga ini aku bertemu dengan beliau, bu zizi. Beliau memberikan motivasi berharga padaku bahwa aku harus mempertahankan mimpiku dan terus mengejar semua itu. walaupun sebentar karna beliau harus menemui tamunya, nasehat itu begitu berharga bagiku.
 setelah urusanku semua selesai aku pulang. dari tadi adikku sudah menelponku berulang kali karena aku janji padanya untuk ikut bermain ke Malibo Anai-Tirta Alami salah satu tempat pemandian di Sumbar yang airnya langsung dari gunung dan terasa amat sejuk. Kami tidak bertemu di rumah, melainkan di kampung sekalian aku juga bisa mengunjungi ibu, ibu dari mamaku. Beliau senang bertemu denganku begitu juga aku, aku sayang sekali pada ibu dan kagum pada beliau. Ibu yang walaupun sudah tua tapi pekerjaannya rapi, teratur dan tangkas. Aku ingin kuat seperti beliau jika sudah tua nanti. Di tengah perjalanan saat kami akan berangkat tiba-tiba saja awan gelap dan hujan lebat. Aku sedih karna telah mengecewakan adikku saat aku diberi kesempatan untuk bertemu dengannya, tapi aku bisa apa. Jadi, papaku mengganti rencana kami yaitu bermain di pantai. Pantainya sepi, dan indah sekali. Dengan suasana seperti ini aku, uni, dan adikku bisa bermain dengan puas. Mama juga ikut bersama kami sedangkan papa mengawasi dari kejauhan. Kami benar-benar KELUARGA! aku bahagia...
 setelah bermain cukup lama, kami mengunjungi ampung, ibu dari papa. Saat bertemu denganku beliau terlihat sedih, mungkin terharu. aku jadi ikut sedih. perasaan nenekku itu halus sekali. Disana aku juga bertemu dengan keluargaku. rame! kami bermain dan suasana kampungku ini memang asri dan tentram untuk bermain. Dilanjutkan dengan mengunjungi keluargaku yang lain. aku senang semua keluargaku menyambut kedatanganku :)
 Hari ini adalah hari silaturrahim, barakallahulakuna...
 aamiin ya Rabb,,,

Senin, 06 Juni 2011

Program 5 Hari Liburan. Hari ke-2


Aku berangkat dari rumah ke diniyyah puteri sekitar pukul 9 pagi. Perjalanan ditempuh dalam waktu dua jam sehingga sampailah aku di diniyyan sekitar pukul sebelas. Pertama kali aku datang, aku pergi ke kantor guru-guru KMI. Alhamdulillah ustadzah-ustadzahku masih mengingatku, akan sedih sekali rasanya jika beliau tidak ingat padaku. Aku menyalami beliau satu per satu. Aku benar-benar bersyukur pada Allah, berterima kasih pada semua guru yang telah mendidikku, aku amat menghormati mereka. Guru yang telah memberikan ilmunya padaku dan teman-teman selama di diniyyah. Kata-kataku disini tidak cukup menggambarkan betapa aku berterima kasih pada semua guruku yang telah memberikan ilmu yang berharga padaku. Bagaimanapun, aku bisa seperti ini karena didikan orangtua dan guruku.
       Setelah bercerita panjang dengan guru-guru di kantor KMI, di tengah jalan aku bertemu bu Ade, guru matematikaku. Aku masih ingat beliau selalu aku repotkan karena aku “minta” dibawa kabur oleh beliau dengan menggunakan motor ketika beliau berniat menjemput anak-anaknya dan kebetulan aku sedang berada di sekolah. Sebanrnya aku hanya suka “nebeng” naik motor dengan orang lain karena aku sendiri tidak bisa bawa motor ==” haha
       Aku menuju ruangan BK. Aku bercerita banyak dengan guru-guru psikolog sekolah. Kepada bu Yaya, bu Mimi aku ceritakan pengalamanku dari awal SNMPTN hingga akhirnya lulus masuk ITB. Beliau tertawa mendengar ceritaku dan aku diminta memberikan motivasi pada adik kelasku agar lebih bersiap diri menghadapi SNMPTN. Aku mengatakan bahwa aku berniat masuk jurusan informatika, kemudian beliau berpesan agar aku bisa memberikan manfaat dari kegiatanku di dunia Informatika nanti. Dan itu artinya, aku harus siap mewujudkan satu harapan lagi di pundakku.
       Perjalanan aku lanjutkan ke kantor DMP aku bertemu guru-guruku dulu. Beberapa orang di kantor itu juga ada guru baru. Beliaulah guruku, guru yang rela berbagi ilmu nya yang luas padaku tanpa sedikit pun merasa rugi akan kekurangan ilmu, tanpa sedikitpun berniat ingin menyembunyikan ilmunya dariku saat aku mulai cerewet bertanya. Sisanya aku habiskan dengan berbagi cerita dengan adik-adik kelas satu DMP yang baru aku kenal tapi Subhanallah ternyata mereka telah mengenalku. Terima kasih sudah mau mengenalku, dik… aku bertegur sapa dengan pak Riki. Beliau membantuku menerbitkan puisiku di salah satu rubrik majalah lokal. Aku masih ingat, karna jasa beliau itu aku jadi bisa makan, (hubungan sebab-akibatnya piker sendiri aja yak J)
        Aku kembali ke kantor depan. Tepatnya kantor DTQ. Dari awal niatku ke diniyyah salah satu alasan paling pentingnya adalah ini. Aku ingin diberi nasehat, pelajaran, arahan agar aku mampu mengembalikan nikmat menghafal quran itu pada diriku. Disana ada ustadz dan umi, dan seperti yang aku harapkan aku mendapat motivasi dan ruh kembali. di hati kecilku aku hanya mampu berdoa agar semangat ini terus menyala tanpa henti dan jangan pernah berhenti. Aku siap melanjutkan perjuanganku bersama Quran. Harus!!!
        Selanjutnya aku menemani Kak rini, dengan beliau aku sering bercanda dan berbagi cerita. Selama dua hari satu malah di diniyyah puteri beliau jadi baby sitterku. Haha, kak rini mengurus segala keperluanku  (ini terlalu berlebihan sebenarnya). Sebenarnya ada cerita lucu yang aku alami bersama kak rini, tapi lebih tepatnya ini bisa dibilang pengalaman dan pelajaran baru. Aku benar-benar belajar banyak hal hari ini. Banyak sekali hingga sangat panjang untuk diceritakan.
        Aku juga sebenarnya berniat menunggu kedatangan ibuku, bu zizi. Beliau menjadi inspirasiku selama ini. Aku berharap bisa mendapat motivasi berharga dari beliau. Sepertinya, beliau baru akan datang besok. Jadi aku harus menunggu sampai besok…

                

Program 5 Hari Liburan. Hari ke-1


Hari pertama
Tanggal 31 Mei aku sampai di bandara internasionla minangkabau kurang lebih pukul 1 siang. Senang sekali rasanya menginjakkan kaki di kota kelahiranku ini. Sudah setahun aku meninggalkan Padang, cukup banyak hal yang berubah dari kotaku. Yang paling aku suka adalah alamnya. Kotaku ini belum banyak tercemari oleh polusi, contohnya saja di sekitar bandara BIM masih sangat banyak pepohonan khas daerah pesisir, pohon kelapa, dan kawan-kawannya. Sambil menunggu barang bagasi, mama meneleponku bertanya aku sedang apa. Meskipun suara mama sering aku dengar melalui telepon genggam ketika di perantauan tapi suara mama ketika meneleponku saat aku di Padang ini terasa berbeda, dekat sekali.
                Setelah mengambil barang bagasi aku langsung menemui mama dan papa yang datang menjemput. “Aku senaaaannnngggg…” teriakku di mobil. Papa dan mama tertawa bersamaan dan sesekali menertawai gayaku sewaktu merengek minta pulang di telepon, lucu juga. Sekitar 20 menit kemudian aku sampai di rumah. Hanya kakak sepupuku,Dian, yang berada di rumah karena kakakku masih kuliah sedangkan adikku masih berada di sekolahnya. Ada perasaan yang berbeda, bahagia, ketika melihat rumah biru di pinggir sawah ini. Masih seperti yang dulu, gumamku dalam hati. Setelah bertegur sapa dengan kak Dian aku langsung menuju kamar membaringkan tubuhku. Walaupun dua jam di pesawat itu hanya duduk diam dan tertidur tapi rasanya semua itu cukup menguras tenaga.
                Akhirnya kakakku tiba juga di rumah. Sosok ini amat kurindu. Sudah lama sekali rasanya aku tidak bercanda dengannya. Aku teringat ketika di telepon kami berdebat dan aku merasa kata-kataku menyakitinya, kakakku menangis karna aku. Ammy minta maaf, uni… kata-kata ini hanya dapat kuucapkan dalam hati tapi itu bukan berarti kami bertengkar, semua itu sudah sama-sama kami lupakan. Beberapa lama setelah itu, adikku juga pulang. Dia menyambut kedatanganku dengan senyum, ternyata kepulanganku diharapkan. Aku senang… J
                Berhubung aku anak perantauan, jadi tidak afdhal kiranya jika tidak ada oleh-oleh yang kubawa. Jadi uni dan adikku pun mulai membongkar-bongkar bawaanku dengan semangat, aku jadi curiga sebenarnya yang diharapkan datang itu aku atau buah tangannya?? Haha,
                Aku juga tidak lupa memberitahukan teman-temanku alumni diniyyah puteri bahwa aku pulang. Sayangnya, jadwal milikku tidak cukup sinkron dengan jadwal kuliahmereka. Ada yang masih kuliah, mengerjakan tugas akhir tahun, ujian, atau bahkan pulang kampung.  Malamnya aku sudah berniat untuk mengunjungi sekolahku, diniyyah puteri. 

Aku Untukmu Islamku


Angin memberi kabar
Ketika pagi diambang fajar
Ketika siang diujung kecerahan
Dan ketika malam dihiasi bintang

Angin pun memberi kabar
Tentang luka yang menyayat hati
Tentang tangis yang menyeru langkah
Tentang jiwa yang menuju khalik

Yah.....
Angin itu memberi kabar
Bersama air mata kelaraan
Bersama darah perjuangan
Memanggil jiwa yang lalai untuk syahid

Duhai anginku....
Bawalah kabar
Untuk Islam cintaku
Untuknya yang dihias damai
Serta untuk umatnya yang telah menuju khalik

Katakanlah….
Kini air mata itu menjadi air mataku
Darah itu tlah menyatu dalam darahku
Membakar semangat jihad
Dan siap taruhkan nyawa untuknya

Sampaikanlah...
Bahwa setiap musuhnya juga musuhku
Setiap yang menyakitinya juga menyakitiku
Dan jiwa ini tak pernah rela
Bila yahud mengotorinya
Dengan permusuhan
Dengan kezhaliman
Dan dengan darah

Angin…..
Kuingin dia tahu
Langkah ini kan terus maju
Meski rintangan setinggi gunung
Walau ribut sekencang badai

Langkah ini kan terus maju
Tuk kuburkan kezhaliman
Tuk tegakkan keadilan

Aku datang untukmu
Islamku….